Kelak, jika nanti
waktu kembali berpihak
mempertemukan kita lagi
apa yang kan kau ucapkan untuk pertama kali?
Siapa yang kan memulai?
kau tahu aku, bukan?
meski pandai kumainkan kata dalam tulisan
di hadapanmu aku memilih diam
Bukan tak ada kata untuk ditanyakan
namun bahasa tubuhmu telah mengisyaratkan
hingga tak perlu lagi ucapan ucapan
tatapmu, menjawab seribu tanyaku.
Ah, lagi lagi aku kelu
tak mampu merayumu
kau cukup tahu
aku bahagia di sisimu!
(041113)
syair JIWA,,,ungkapkan suara jiwamu melalui syair dan puisi,,,ketika kata tak mampu diucap, hanya lewat tarian jemari semua maksud hati bisa tertulis,,,baik suka atau pun duka,,semua akan indah tertata dalam bait-bait kata
Entri Populer
-
Ketika malam menghampiri Kubuka luang dalam sendu dan sepi Kutorehkan seberkas sinar dalam gelapnya Liuh angin menghembus mimpi Sayup sayup ...
-
Rinai hujan mengundang seribu cerita Merangkai lagu tentang cerita lalu Menguntai tentang romansa Melayang angan padamu kekasih jiwa ...
-
Malam semakin larut Sendiriku di ruang segi empat Menatap malam lewat jendela kamar Hening tak ada suara Ini sepi yang semarak; gumam sang a...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar