Kekasih...
Apakah kamu tahu?
Diammu justru menyiksaku
Membuat anganku mengembara, penuh prasangka
Andai kau dapat memahami hati
Tak mungkin kisah kita begini
Membisu dalam ragu
Kelu dan sendu
Kekasih...
Pahamilah!
Bahwa kita samasama terluka
Merana karna ego yang meraja
Tak bisakah sejenak saja, kita bertatap mata
Sebab darinya kau kan tahu,
Betapa tulus itu masih milikmu.
(191112)
syair JIWA,,,ungkapkan suara jiwamu melalui syair dan puisi,,,ketika kata tak mampu diucap, hanya lewat tarian jemari semua maksud hati bisa tertulis,,,baik suka atau pun duka,,semua akan indah tertata dalam bait-bait kata
Entri Populer
-
Rinai hujan mengundang seribu cerita Merangkai lagu tentang cerita lalu Menguntai tentang romansa Melayang angan padamu kekasih jiwa ...
-
malam kembali datang wajah wajah perindu pun kembali bersimpuh di bentang sajadah; pasrah Rabbi... Engkah selalu menanti setiap rindu ...
-
Puisiku, tak lah cukup mengungkap cintaku kepadamu goresan kata yang tertera pada lembar diary tak sedalam guratan angan dan mimpi p...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar