"Cinta karena Allah,
terkadang tak tumbuh dengan sendirinya.
Kita seperti layaknya diberi biji untuk ditanam.
Lalu ia tergantung pada bagaimana kita merawatnya.
Jika kita baik, maka baik pula lah perasaan itu
dan juga sebaliknya.
Terkadang pula bisa jadi ia tumbuh dengan sendirinya.
Ada saat dimana kau terkadang ingin membunuh saja perasaan tersebut,
namun entah mengapa kau tak berdaya.
Karna sebenarnya
bukanlah kita yang menumbuhkan perasaan cinta tersebut,
namun Rabb yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang lah yang berkehendak.
(040913)
syair JIWA,,,ungkapkan suara jiwamu melalui syair dan puisi,,,ketika kata tak mampu diucap, hanya lewat tarian jemari semua maksud hati bisa tertulis,,,baik suka atau pun duka,,semua akan indah tertata dalam bait-bait kata
Entri Populer
-
Rinai hujan mengundang seribu cerita Merangkai lagu tentang cerita lalu Menguntai tentang romansa Melayang angan padamu kekasih jiwa ...
-
malam kembali datang wajah wajah perindu pun kembali bersimpuh di bentang sajadah; pasrah Rabbi... Engkah selalu menanti setiap rindu ...
-
Puisiku, tak lah cukup mengungkap cintaku kepadamu goresan kata yang tertera pada lembar diary tak sedalam guratan angan dan mimpi p...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar